
Tim mahasiswa Program Studi Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang eksplorasi Minyak dan Gas Bumi, khususnya pada kegiatan Interpretasi Data Seismik Pantul.
Tim Unpad yang tergabung dalam 1st Break Team terdiri atas Dinanti Syafirani Zahra, Rafiki Ramadani, dan Luthfi Tanton, berhasil memperoleh empat gelar juara dalam kurun waktu tiga bulan terakhir di tahun 2025 ini pada arena kompetisi yang berbeda. Ketiga anggota tim ini merupakan mahasiswa Geofisika angkatan 2022 yang dibimbing oleh dua dosen pembina utamanya, yaitu Dr. Eleonora Agustine, MT dan Dr. Ir. Ginanjar, MSc. yang secara konsisten memberikan arahan teknis maupun strategis.
Adapun keempat prestasi yang diraihnya adalah sebagai berikut:
- Juara Pertama, Kompetisi Interpretasi Data Seismik pada kegiatan HAGI SC WEEK 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI).
- Juara Pertama, Kompetisi Interpretasi Data Seismik pada kegiatan AYGA 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika (HMTG), Universitas Syiah Kuala.
- Juara Pertama, Kompetisi Interpretasi Data Seismik pada kegiatan GEOSPHERE 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika (HMTG), Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
- Juara Kedua, Kompetisi Interpretasi Data Seismik pada kegiatan GEOFEST 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika Mayapada, Institut Teknologi Sumatera.
Pencapaian tersebut merupakan gambaran dari kemampuan mahasiwa Geofisika Unpad dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang eksplorasi Minyak dan Gas Bumi dengan menggunakan salah satu metoda Geofisika yaitu Seismik Refleksi.
Rafiki Ramadani, sebagai ketua Tim 1st Break Unpad ini mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak, mulai dari para dosen yang telah memberikan pengetahuan dasar mengenai Geofisika Eksplorasi di kampus, didukung oleh para-alumni yang telah berbagi ilmu dan pengalaman dibidang nya dan dunia industry dalam hal ini PT Geoservices – Eliis yang telah membantu program studi Geofisika Unpad dalam penyediaan software PaleoScan lengkap dengan trainingnya secara gratis yang telah kami manfaatkan sebaik-baiknya. Ini merupakan contoh kerjasama yang baik sekali antara Civitas Academica Unpad dengan dunia industry yang perlu dipertahankan bahkan dikembangkan kedepannya.
”Untuk mencapai prestasi seperti ini bagi kami tidaklah mudah. Kemauan, kerjakeras dan kesempatan harus dimanfaat sebaik-baiknya dan kegagalan merupakan guru yang terbaik yang memacu kami untuk berprestasi lebih baik lagi”, jelas Dinanti
Luthfi sebagai anggota tim dalam menyampaikan pengalamannya berpendapat bahwa kompetisi ini mempunyai tantangan tersendiri, dimana tim harus menghadapi jadwal kompetisi yang padat. Empat kompetisi besar ini harus diselesaikan dalam rentang waktu yang berdekatan, di tengah persiapan kami untuk menusun tugas akhir. Kegiatannya cukup padat, mulai dari tahapan seleksi, pengerjaan tugas, hingga presentasi. Juri yang menilai pekerjaannyapun berasal dari kalangan profesional dan dosen yang cukup berpengalaman dibidangnya, membuat kami tertantang untuk mengasah ilmu dan ketrampilan kami agar sesuai dengan standar industri.
Dengan pengalaman berkompetisi ini kami jadi lebih percaya diri, mengetahui lapangan pekerjaan kami setelah lulus kuliah nanti dan dapat mengukur kemampuan diri untuk dapat bersaing dengan mahasiswa geofisikan dari perguruan tinggi yang lainnya. “Selain berkompetisi secara positif, kegiatan semacam sangat baik dalam membangun jaringan pertemanan sesama mahasiswa geofisika di Indonesia”, pungkas Rafiki.
