Program Studi

Sejarah Program Studi Geofisika

Pendirian Prodi Geofisika berawal dari Jurusan Fisika. Sejak tahun 1985, Jurusan Fisika menyelenggarakan Kelompok Bidang Kajian (KBK) Geofisika untuk memfasilitasi mahasiswa yang berminat mengambil bidang tersebut. Ketika terbentuk Program Studi Fisika yang disahkan berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tanggal 11 Juli 1996 Nomor: 217/DIKTI/Kep/96, maka KBK Geofisika masuk dalam Prodi Fisika. Di samping KBK Geofisika, Prodi Fisika juga mempunyai KBK yang lain, yaitu Fisika Material, Fisika Energi, Instrumentasi, dan Biofisika. KBK berfungsi dalam pengembangan keilmuan, perkuliahan dalam bidangnya, serta penelitian skripsi mahasiswa.

Peningkatan kompetensi di bidang geofisika terus dilakukan, antara lain melalui perjanjian kerjasama antara Dekan FMIPA dengan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumberdaya Mineral Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral nomor 749/J06.6.FMIPA/DN/2001 dan 313/05.01/BLG/2001. Dalam perjanjian tersebut dibentuk Staf Ahli KBK Geofisika yang terdiri dari ahli geofisika dari dua institusi tersebut. Pada tahun 2008, perjanjian kerjasama tersebut diperbaharui menjadi Nota Kesepahaman dengan nomor 88/J06.6.FMIPA/DN/2008 dan 055/05/BGS/2008.

Sesuai dengan Rencana Stratejik 2006 – 2010 FMIPA Unpad, dilakukan kajian akademik pembukaan Program Studi Geofisika pada 18 Oktober 2008, agar dapat memberi kesempatan pada masyarakat luas untuk memperdalam kajian dan menerapkan ilmu fisika di bidang ilmu dan teknologi kebumian. Setelah melalui beberapa tahapan proses di tingkat fakultas sampai dengan rektorat, proposal penyelenggaraan PS Geofisika disetujui melalui SK Menteri Pendidikan Nasional No. 49/D/O/2010 Tanggal 21 Mei 2010 tentang “Pemberian ijin penyelenggaraan Program Studi Teknik Geofisika (S1) pada Universitas Padjadjaran” yang kemudian direvisi dengan SK Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 257/D/O/2010, tanggal 30 Desember 2010 menjadi PS Geofisika jenjang program Sarjana (S1) pada Universitas Padjadjaran (Unpad).  Sesuai dengan dikeluarkan SK tersebut penerimaan mahasiswa dimulai tahun  2011.

Tujuan Pendidikan

  1. Menghasilkan lulusan yang kompeten dan berwawasan lingkungan dalam bidang geofisika dengan masa studi tepat waktu.
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu diserap dunia kerja dengan waktu tunggu kurang dari empat bulan.
  3. Menghasilkan produk riset geofisika yang berkontribusi pada keberlangsungan lingkungan dan dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional bereputasi.
  4. Menerapkan ilmu geofisika yang berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  5. Memiliki jaringan kerjasama yang efektif dengan instansi dalam dan luar negeri.

 

Kompetensi Lulusan

  1. Memahami fisika dan geologi yang membentuk dasar untuk pengamatan dan pengukuran geofisika.
  2. Memahami struktur dan evolusi bumi.
  3. Mengidentifikasi proses fisik yang mengatur perilaku sistem geofisika umum.
  4. Dapat menjelaskan prinsip-prinsip penerapan metode geofisika untuk masalah kehidupan yang relevan , termasuk bencana alam , eksplorasi dan manajemen sumber daya , dan isu-isu lingkungan.
  5. Dapat secara kuantitatif menggambarkan perilaku sistem alam dan prinsip-prinsip pengukuran geofisika dengan model matematik berbasis fisika.
  6. Menyelidiki model bumi dengan menyelesaikan persamaan yang dikembangkan dengan kombinasi metode analisis dan komputasi.
  7. Melakukan observasi sendiri dengan berbagai instrumen geofisika, dan mengurangi model, dan menafsirkan data dan ketidakpastian mereka.
  8. Secara efektif mengkomunikasikan pengetahuan ilmiah mereka melalui presentasi tertulis dan lisan.
  9. Dapat menafsirkan dan mengevaluasi literatur yang diterbitkan secara presentasi oral dan poster di pertemuan nasional.